Buka jam 08.00 s/d jam 20.00 , Sabtu- Minggu libur
Beranda » Artikel Terbaru » Muslimah

Muslimah

Diposting pada 22 April 2016 oleh baju muslim terbaru

Perempuan muslim tetaplah seorang muslimah yang patuh pada suami yang berusaha memberi nilai lebih dalam keluarga melakukan kodratnya sebagai ibu dan istri. Islam telah mengatur hak perempuan muslim dengan sangat baik. Perempuan muslimah mempunyai peran penting tak hanya dalam keluarga tapi juga lingkungannya.

Muslimah

Busana Muslimah Aster by HD Lily

Perempuan muslim tetaplah seorang muslimah yang mempunyai peran ganda dan tugas utamanya tetap dirumah yaitu sebagai ibu seperti menyediakan kebutuhan keluarga, memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak serta suami. Karena itulah perempuan muslim diperintahkan untuk berhijab agar mereka bisa beraktivitas di luar rumah dengan aman dan nyaman.

Perempuan muslimah juga punya hak dan boleh melakukan beragam kegiatan positif tak hanya di dunianya tapi juga berkarir layaknya kaum pria. Oleh karenanya, menjadi seorang muslimah harus menyadari akan semua potensi yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya. Selalu bersabar, berfikir positif dan optimis insya Allah apapun yang kita kerjakan pasti hasilnya akan maksimal.

Hebatnya Kartini Muslimah Di Zaman Rasulullah

Setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini. Kartini adalah pahlawan nasional yang mempelopori kebangkitan Indonesia. Namun jauh sebelum Kartini, sebenarnya sudah ada kartini-karti muslimah di zaman Rasulullah SAW. Mereka turut berjuang dan berkorban bersama Rasulullah dalam dakwah islam. Salah satunya adalah Khadijah Ra adalah istri pertama Rasulullah SAW.

Khadijah Ra termasuk wanita pertama yang masuk islam, khadijah berasal dari keturunan terhormat yang mempunyai harta kekayaan yang tidak sedikit serta dikenal sebagai wanita yang tegas dan cerdas. Beliau banyak membantu dan meneguhkan tekad Rasulullah SAW melaksanakaan dakwah, beliau juga banyak berkorban ketika Rasulullah menerima wahyu pertama di Gua Hira. Ketika itu Rasulullah berada dalam keadaan takut dan gemetar, kemudian beliau menenagkannya. “ Demi Allah, Allah tidak menyusahkan dirimu selama-lamanya. Bergembira dan teguhkanlah hatimu”.

Kata-kata lemah lembut dan manis inilah yang membuat hati Baginda tenang. Tak heran jika beliau dijuluki “ Khadijah Al Kubra” yang agung. Rasulullah begitu mengagumi pengorbanan Khadijah yang begitu besar. Kartini muslimah lainnya yang paling cerdas adalah Aisyah Ra yang juga istri Rasulullah. Aisyah memiliki peran yang penting sepanjang sejarah perjuangan dakwah Islam. Aisyah termasuk perawi hadist terbanyak dan tempat belajarnya para sahabat. Karena begitu cerdasnya Aisyah, beliau kerap disebut sebagai penyambung lidah Rasulullah. Aisyah menyampaikan ilmu kepada ulama-ulama yang terkenal melalui ucapannya tentang Alquran dan hadist serta perbincangan masalah hukum.

Kartini muslimah pemberani adalah Nasibah binti Kaab atau yang biasa dikenal dengan sebutan Ummu Imarah. Ia turut serta dalam perang uhud dibagian logistik, ia nertugas memastikan kebutuhan air minum untuk para pasukan muslim. Ummu Imarah juga turut mengangkat pedang dan busur panah guna menghalau kaum kafir yang ingin mendekati dan membunuh Rasulullah SAW.

Bersama Mush’ab bin Umair, Ummu Imarah berhasil melindungi Rasulullah dari sabetan pedang tentara Quraiys yang bernama Ibnu Qamiah, padahal saat itu dia dalam kondisi luka parah. Rasulullah SAW berkata, “ setiap kali aku melihat kanan kiriku, kudapati Ummu Imarah membentengiku pada perang uhud”.

Kartini muslimah yang satu ini jago medis yaitu Asma binti Yazid al Anshariah, salah seorang orator wanita terkemuka yang terkenal berani. Dia adalah seorang ahli hadist yang sempat mengikuti perang yarmuk. Dalam perang tersebut ia bertugas dibagian logistic dan medis, menyuplai minuman kepada para pejuang dan mengobati yang terluka.

Disaat peperangan sedang berkecamuk, dia (Asma) mengambil tiang kemahnya dan maju ke medan pertempuran dan berhasil membunuh Sembilan prajurit romawi. Masih banyak kartini-kartini muslimah lainnya di zaman Rasulullah. Mereka telah ada jauh sebelum Raden Ajeng Kartini. Kehadiran mereka turut memudahkan Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam.

Kartini Muslimah Zaman Sekarang

Hasil perjuangan kartini terasa kini. Para muslimah sudah bebas mengenyam pendidikan, bebas menyuarakan pendapat dan menyalurkan bakat. Para muslimah tak hanya menjabat sebagai ibu rumah tangga saja, namun mereka juga bisa sekaligus menjadi wanita karir, sosialita atau wirausahan. Peran ganda yang dijalankan perempuan ini awalnya merupakan suatu kebanggaan. Namun, kadang perempuan lupa akan kodrat dia mewajarkan segala cara agar dapat berkiprah. Menuntut untuk dipahami bahwa ia juga ingin aktif selain dirumah, bahkan tak jarang waktu yang dihabiskan untuk urasan luar lebih dominan daripada melakukan pekerjaan rumah.

Menjadi kartini muslimah berarti menjadi perempuan mandiri yang mampu mengaktualisasikan diri tanpa melupakan kodratnya sebagai ibu dan istri. Kartini muslimah pun bisa lahir dari rumah dengan terus mengeksplorasikan hobinya misalnya memasak atau membuat kerajinan, menulis dan lain sebagainya. Namun tidak dapat dipungkiri, kadang perempuan harus turut berperan sebagai penopang ekonomi dalam keluarganya. Para kartini muslimah ini memilih untuk memasuki jalur karir professional yang bekerja pada suatu instansi pemerintahan maupun diperusahaan swasta, hal semacam itu wajar-wajar saja asalkan tidak melupakan kodratnya sebagai ibu dan istri.

Bagikan informasi tentang Muslimah kepada teman atau kerabat Anda.

Muslimah | Fashion Muslim Terbaru

Belum ada komentar untuk Muslimah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan